
Daftar Isi
Jakarta, dunlavinartsfestival Indonesia
—
Franchise game populer
Grand Theft Auto (GTA) VI
bakal dirilis pada 19 November mendatang usai mengalami beberapa kali penundaan. Para pengamat mengkhawatirkan produktivitas karyawan akan menurun akibat menghabiskan waktunya untuk game tersebut.
Hampir 5 juta orang dari seluruh dunia telah melakukan pre-order GTA 6 di Play Station maupun Xbox. Antusiasme tinggi ini terjadi karena sudah 13 tahun sejak GTA generasi sebelumnya dirilis.
Perilisan game ini diperkirakan akan memengaruhi sebagian besar populasi pekerja untuk mengajukan cuti, dan fenomena ini akan menjadi hari libur tidak resmi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari
Futurism
, perilisan GTA 6 diperkirakan akan mengulang sejarah perilisan “Fallout 4” pada 2015 ketika para pekerja yang merencanakan izin sakit pada hari perilisan game tersebut. Kala itu, pengembang game ini bahkan mendukung dengan mengeluarkan surat keterangan dokter palsu.
Meskipun dampak produktivitas di tempat kerja masih belum dapat dipastikan, antusiasme yang luar biasa pada perilisan GTA 6 diperkirakan juga akan menjadi masalah nyata bagi produktivitas ekonomi secara keseluruhan.
Seorang pekerja Bud Burruss menyatakan telah berencana untuk meluangkan waktu lima hari penuh untuk dirinya sendiri saat game tersebut dirilis. Software engineer dan ayah tiga orang anak tersebut membayangkan dirinya akan menutup pintu rapat-rapat di hari-hari tersebut.
“Saya tidak akan memainkannya selama 20 jam nonstop seperti ayah yang tidak bertanggung jawab, tapi sejak awal kita akan bermain habis-habisan,” katanya.
Selain itu, seorang sales medis Anna Ray juga mengatakan pernyataan serupa. Ia berencana untuk mengambil cuti sepekan penuh di hari perilisan.
“Perilisan game ini sudah dijadwalkan ulang berkali-kali, jadi baiklah, kita akan benar-benar melakukannya pada 19 November. Saya akan mengambil cuti dari Kamis hingga Kamis,” kata Ray.
Selain dampak berupa berkurangnya jam kerja secara langsung akibat cuti panjang, efek jangka panjang setelah para gamer kembali bekerja juga perlu diperhatikan.
Sebuah analisis berdasarkan survei terhadap 2 ribu pemain game menunjukkan bahwa bergadang untuk bermain game hingga larut malam berkontribusi pada penurunan produktivitas rata-rata selama dua jam pada hari berikutnya.
(fta/lom)
Baca lagi: Kakorlantas Siapkan Penerapan Kebijakan Zero ODOL 2027
Baca lagi: Avengers Secret Wars Gaet Bintang Hamnet dan A Quiet Place
Baca lagi: Hope Bakal Jadi Film Korea Kedua dengan Penayangan Terluas di AS



5 Responses
Pembahasannya sangat menarik dan informatif untuk disimak. Buat yang sedang mencari akses resmi dan informasi terupdate, langsung saja kunjungi tautan nona 88 sekarang juga.
nona88 akses resmi terbaru dan terpercaya lewat sini
Ulasannya sangat bermanfaat dan memberikan solusi yang tepat. Jika Anda membutuhkan layanan yang responsif, stabil, serta bebas hambatan, langsung saja meluncur ke bejo88 link ya!
untung88 situs resmi terpercaya paling mudah win
Penjelasannya sangat terstruktur! Saya ingin tahu, apakah teori ini juga dapat diadaptasi dengan baik untuk industri jasa atau lebih cocok untuk bisnis berbasis produk? https://profit88winter.com